• Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
  • Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
Update Kontak! PIN BBM 25B7240A berubah menjadi D8ED6CC1 dan No telepon serta WhatsApp menjadi +855 7863 7188.

Seputar Timnas – Gagal Raih Kemenangan Atas Lebanon

Kategori : Berita Tags : 01/09/2014

«

»

SOLO, Agen Piala Dunia – Laga persahabatan internasional antara Timnas U19 kontra Timnas Lebanon di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, berjalan lambat. Meraih hasil baik di dua laga persahabatn sebelumnya kontra Yaman, kali ini Garuda Jaya kembali meraih hasil imbang dengan skor 0-0.

Rotasi pemain yang diterapkan coach Indra Sjafri pada pertandingan ini belum membuahkan hasil, meski sudah bertubi-tubi meyerang pertahanan lawan. Di sektor gawang kiper utama Garuda Jaya di istirahatkan dan digantikan oleh Awan Setho, sementara di lini tengah hingga ke depan tidak ada perubahan.

Jalannya Pertandingan:
Sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit Andri Aristanto, Timnas U19 memulai inisiatif penyerangan ke jantung pertahanan Timnas Lebanon. Umpan-umpan panjang anak asuh Indra Sjafri langsung dilepaskan ke pertahanan anak asuh Bassem Ali muhammad yang dimotori striker utama mereka Philippe Paoli.

Meski terus membangun serangan silih berganti sejak menit pertama hingga menit ke sepuluh, usaha tim garuda muda ini belum membuahkan hasil. Pasalnya, Lebanon lebih banyak menunggu untuk melakukan counter attack. Sehingga usaha membangun serangan Timnas U19 yang dimotori Ervan Dimas belum membuahkan hasil.

Dukungan kurang lebih 24 ribu suporter fanatik sepak bola Kota Solo yang tergabung dalam Pasoepati membuat Ervan Dimas tak mudah putus asa. Kuatnya pertahanan yang diterapkan Lebanon lewat pola 4-2-3-1 membuat tim merah putih terus berusaha mencari celah di pertahanan Lebanan yang bermain bertahan dan melakukan serangan balik melalui sayapnya.

Hasilnya hampir saja di menit 19, tendangan Faturocham dari luar kotak pinalti hampir saja mengejutan kubu Lebanon. Sayangnya tendangan Faturochman kearah kiper Lebanon terlalu lemah dan mudah diantisipasi.

Memasuki menit ke 24, para penonton laga tersebut mengalami kejenuhan yang disuarakan melalui gerakan gelombang antar penonton. Pasalnya, pola pertahanan yang diterapkan Timnas Lebanon, membuat Timnas Indonesia memainkan bola didaerahnya sendiri untuk memancing para pemain Lebanon ini keluar.

Usaha yang dilakukan para pemain Timnas ini membuahkan hasil. Para pemain Timnas Lebanon ini terpancing keluar. Melihat para pemain Lebanon ini keluar dari pertahanannya, di menit ke 30, Evan Dimas yang melihat posisi Muklis Hadi Ning dalam posisi bebas, langsung mengoperkan kearah Muklis. Muklis yang melihat tendangan bola dari Evan Dimas, tak mau menyia-nyiakan. Sayangnya, tendangan keras Muklis Hadi Ning, masih menyetuh tiang gawang dan bola kembali ke tengah.

Timnas Lebanon yang mulai terpancing,membalasnya lewat serangan balik ke pertahanan Timnas U19.Melalui kerjasama cukup baik barisan belakang Lebanon, nyaris saja tendangan Philippe Paoli merobek jalan Timnas U19. Untungnya Peluang Lebanon terbuang percuma. Bola naik di atas gawang Indonesia.

Menjelang akhir laga babak pertama kerja sama satu dua sentuhan Maldini Pali dengan Hargianto nyaris menjebol gawang lebanon. Sayangnya bola sontekan Maldini masih terlalu lemah dan bisa dibaca para pemain Lebanon yang langsung membuangnya keluar lapanga. Hingga peluait babak pertama dibunyikan,kedudukan kedua kesebelasan masih imbang 0-0.

Hasil imbang tanpa gol antar kedua kesebelasan Timnas U-19 dan Timnas Lebanon pada babak pertama membuat para pemain Lebanon memulai inisiatif melakukan penyerangan kepertahanan Timnas Garuda sesaat peluit panjang babak kedua dibunyikan Wasit Adrianto.

Permainan cepat timnas yang menempati peringkat ke 115 ini ke jantung pertahanan Timnas,sempat membuat para pemain Timnas kelabakan. Karena terlalu emosi, pemain Lebanon Khaled Al Jasem melakukan kesalahan dengan bermain kasar menjegal Maldini Pali hingga membuat wasit memberikan keuntungan tendangan bebas kepada Timnas U19.

Pelanggaran kembali dilakukan para pemain Lebanon. Kali ini pelanggaran dilakukan Abdlluah Ali kepada Faturohman, yang membuahkan tendangan bebas untuk Indonesia. Namun sayangnya, tendangan bebas yang diberikan kepada Timnas, tak mampu dimanfaatkan oleh para pemain Timnas.

Begitupula tendangan yang dilepaskan Evan Dimas dari luar kotak pinalti berhasil diantisipasi cepat oleh kiper Lebanon Mostafa Matar. Terus menerus dibombadir oleh para pemain Timnas, membuat tim gerah. lewat serangan terpadu memanfaatkan kelengahan sayap kanan Timnas, pemain barisan belakang Lebanon melepaskan tendangan ke arah Ghazi. Sayangnya, karena terlalu emosi untuk menjebol gawang timnas, tendangan Ghazi Honeine masih tinggi melewati mistar gawang.

Keluarnya Muklis Hadi Ning yang diganti oleh Dinan membuat Lebanon bisa dengan cepat melakukan penekanan. Timnas sekali lagi gagal memanfaatkan peluang emas. Peluang Indonesia dari Paolo Sitanggang gagal. Boa lepas dari kakinya disambar pemain Lebanon dan dibuang keluar oleh Khaled Ali.

Pada menit ke 79, wasit terpaksa memberikan kartu merah kepada pemain Husein Zein. Kartu merah tersebut teroaksa dikeluarkan Ardianto karena pemain Lebanon tersebut melakukan protes. Bermain dengan 10 pemain membuat Lebanon memilih bertahan.

Kesempatan tersebut kembali gagal dimanfaatkan para pemain Timnas. Karena terlalu emosi, umpan Ilham dari luar kotak pinalti kepada Ilham, gagal dimanfaatkan Evan karena tendangannya masih bisa ditepis.

Hapir saja memasuki tambahan waktu pertandingan tendangan dari luar kotak pinalti Indonesia oleh Mohammed Salem masih melenceng kanan mistar gawang Indonesia. Meski hanya bermain 10 orang pemain, namun para pemain Lebanon ini hingga peluit panjang babak kedua kembali ditiup, mampu menahan imbang tim merah putih ini tanpa gol.

Susunan Pemain:
Indonesia U-19: Awan Setho, Putu Gede, Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama, Fatchu Rohman, Muhammad Hargianto, Evan Dimas, Paulo Oktavianus Sitanggang, Maldini, Ilham Udin, Muhclis Hadi Ning.

Lebanon U-19: Mostafa Matar, Khaled Ali, Khalil Khamis, Hussein Zein, Hassan Kourani, Ghazi Honeine, Mohammad Kdouh, Mohamad Salem, Philippe Paoli, Haabib Shweikh, Ali Karaki.

 

Agen Piala Dunia SBOBET – Bandar303 adalah Agen Piala Dunia Brasil 2014 , sebagai partner resmi dari SBOBET, AFB88, IBCBET, 368bet dengan pasaran bola terbaik. Proses deposit dan penarikan dana cepat hanya dengan minimal 50 ribu rupiah dapat melalui Bank BCA, Mandiri, BNI. Dapat menghubungi CS Bandar303 via YM, BBM atau Livechat untuk keterangan lebih lanjut. Selain itu juga ada Bandar303 memiliki permainan bola tangkas , games casino online yang sangat menarik untuk para member yang suka dalam bermain mendapatkan sensasi berbeda dalam permainan online.