• Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
  • Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
Update Kontak! PIN BBM 25B7240A berubah menjadi D8ED6CC1 dan No telepon serta WhatsApp menjadi +855 7863 7188.

Ketakutan Bakal Menyelimuti Gelaran Piala Eropa 2016

Kategori : Berita Tags : 15/11/2015

«

»

Ketakutan Bakal Menyelimuti Gelaran Piala Eropa 2016

Agen Sabung Ayam Prancis sudah tentukan bakal terus menggelar Piala Eropa 2016 walau meraih serangan teror di Paris baru-baru ini. Tetapi eks bek internasional Inggris Rio Ferdinand yakin atmosfernya tidak mau lagi sama.

Paris diguncang serangan teror yg berjalan setidaknya di tujuh ruangan dalam diwaktu yg berdekatan terhadap Jumat (13/11/2015) dulu. Teror diawali di ruangan stadion Stade de France ruang bergulirnya laga persahabatan antara Prancis kontra Jerman, dulu disusul serangan lain di gedung konser & banyaknya restoran.

Serangan ini menewaskan setidaknya 150 orang. Ini jadi insiden berdarah berikutnya sesudah terhadap Januari dulu kantor surat informasi Charlie Hebdo ditembaki dua orang yg membunuh dua orang & melukai 11 yang lain.

Serangan ini meningkatkan kekhawatiran pada gelaran Piala Eropa yg berjalan 10 Juni hingga 10 Juli 2016. Tetapi Prancis melalui Presiden Organising Committee Piala Eropa 2016 Jacques Lambert sudah tentukan negaranya bakal masihlah melangsungkan kejuaraan.

“Kalau kami membatalkan arena ini, kami terseret dalam permainan teroris,” ujarnya pada RTL & dikutip AS.

Namun kejadian ini bagaimanapun memengaruhi atmosfer Piala Eropa 2016 kelak, seperti diyakini Ferdinand. Beliau yakin bakal ada aura ketakutan yg menyelimuti.

“Musim panas kelak Prancis dapat menggelar Piala Eropa, namun ini dapat menjadi kontes yg amat tidak sama. Gemar atau tak, ketakutan dapat menghantui banyaknya orang hingga ke titik di mana mereka tak ingin datang ke stadion,” tulisnya di The Sun & dikutip Sportsmole.

“Pengamanan intens yg tidak diragukan lagi dapat dimanfaatkan, bakal menyingkirkan kebebasan & kesenangan yg ajang-ajang seperti ini bawa. Aku telah sempat ke negara-negara dimana jalan hidup orang-orangnya demikian tidak serupa dgn kami.”

“Mereka hidup dgn tidak dengan mengetahui kekejaman seperti apa yg bisa saja menimpa mereka. Perasaan itu terang asing bagi aku. Tetapi serangan teroris yg sudah ada di Tunisia, Mesir, & saat ini Prancis menciptakan kita seluruhnya mengubah pandangan,” imbuh mantan pemain Manchester United ini.